== Persiapan ==
=== Persiapan sekutu ===
[[Berkas:Invasion Training in England 03.jpg|240px|thumb|Latihan pendaratan di [[Inggris]].]]
Setelah [[invasi]] [[Jerman]] terhadap [[Uni Soviet]] ([[Operasi Barbarossa]]), Sovietlah yang melakukan mayoritas [[pertempuran]] menghadapi Jerman di [[Eropa]]. [[Presiden]] [[Franklin D. Roosevelt]] dan [[Perdana Menteri]] [[Winston Churchill]] pada tahun [[1942]] menyatakan bahwa [[Amerika Serikat]] dan [[Britania Raya]] siap membuka "front kedua" di Eropa untuk membantu Uni Soviet menghadapi Jerman, pernyataan ini dinyatakan lagi pada musim semi tahun [[1943]].
Britania Raya, di bawah Winston Churchill, ingin menghindari serangan langsung seperti pada [[Perang Dunia I]] yang pasti akan menyebabkan banyak korban. Mereka juga lebih menyukai menggunakan taktik terselubung dengan membantu para [[pemberontak]] yang diduduki Jerman, lalu melakukan serangan dari [[Mediterania]], ke [[Wina]], lalu memasuki Jerman dari selatan. Cara seperti ini juga dianggap dapat membatasi masuknnya Soviet ke Eropa.
[[Berkas:Allied Invasion Force.jpg|240px|thumb|Rencana pendaratan Sekutu dan posisi pertahanan Jerman.]]
Namun Amerika Serikat menganggap bahwa cara paling [[optimal]] adalah serangan langsung dari [[markas]] Sekutu yang paling dekat dan besar. Mereka sangat menginginkan metode ini, dan menyatakan bahwa hanya cara inilah yang akan mereka dukung dalam jangka panjang. Dua proposal awal direncanakan: [[Operasi Sledgehammer]], yang merupakan invasi untuk tahun [[1942]], dan Operasi Roundup, yaitu invasi lebih besar pada tahun [[1943]]. Proposal yang kedua diterima, lalu diganti namanya menjadi Operasi Overlord dan ditunda sampai [[1944]].
Sekitar 6.900 kendaraan laut, termasuk 4.100 kendaraan pendarat, digunakan untuk invasi ini, dipimpin oleh Admiral [[Bertram Ramsay]]. Kemudian 12.000 [[pesawat terbang]], termasuk 1.000 pesawat pembawa penerjun payung, berada di bawah Marsekal Udara [[Trafford Leigh-Mallory]]. 10.000 ton [[bom]] akan dijatuhkan ke pertahanan Jerman, dan pesawat-pesawat ini akan melakukan 14.000 [[misi]] serangan.
==== Peralatan khusus ====
Untuk melancarkan jalannya invasi ini, Sekutu mengembangkan banyak peralatan khusus. Mayor-Jenderal [[Percy Hobart]] ditugaskan untuk mengetuai pengembangan [[kendaraan lapis baja]] khusus. Kendaraan-kendaraan ini, yang dijuluki ''[[Hobart’s Funnies]]'', antara lain [[tank]] yang bisa berenang [[Sherman Duplex Drive]], tank pembersih [[ranjau]], tank pembuat jembatan, tank pembuat jalanan, dan tank khusus untuk menghancurkan gedung beton. Pengetesan kendaraan-kendaraan ini dilakukan di [[Kirkham Priory]] di [[Yorkshire]], [[Inggris]].
Selain kendaraan lapis baja, dibuat juga dua pelabuhan buatan ''[[Mulberry Harbour]]'' agar bisa mendatangkan persediaan secara cepat, ditambah dengan tidak adanya pelabuhan laut dalam di lokasi pendaratan. Untuk mengirimkan [[bahan bakar]] dari Inggris, Sekutu menjalankan [[Operasi PLUTO]] (''Pipe Line Under The Ocean''), yaitu jalur pipa bawah laut.
=== Persiapan Jerman ===
Pada tahun 1942 dan 1943, Jerman menganggap bahwa kemungkinan serangan Sekutu dari barat sangat kecil. Persiapan menghadapi invasi hanya berupa pembangunan [[fortifikasi]] yang melindungi [[Pelabuhan|pelabuhan-pelabuhan]] utama oleh [[Organisasi Todt]].
Pada akhir 1943, berkumpulnya kekuatan Sekutu di Inggris menyebabkan Komandan Bagian Barat Jerman, [[Marsekal Medan]] [[Gerd von Rundstedt]], untuk meminta tambahan pasukan. Pasukan yang dimiliki sebelumnya hanya merupakan formasi statik saja, tanpa alat-alat transportasi dan peralatan dukungan. Selain itu pasukan itu terdiri dari tentara yang tidak sempurna secara fisik (misalnya orang-orang yang kehilangan jarinya oleh dinginnya [[Front Timur]]), atau merupakan wajib militer [[Polandia]] dan negara non-Jerman lainnya.
Selain tambahan pasukan, von Rundstedt mendapatkan anak buah baru, Marsekal Medan [[Erwin Rommel]]. Rommel awalnya hanya ditugaskan untuk memeriksa [[Tembok Atlantik]], namun kemudian meminta untuk diberi tugas memimpin pasukan pertahanan [[Perancis]] utara, [[Belgia]], dan [[Belanda]]. Permintaan ini dipenuhi dan pasukan yang dipimpinnya digabungkan dalam Grup B Angkatan Darat pada [[Februari]] [[1944]].